This Blog is protected by DMCA.com

Penggunaan Online Marketing di Era Industri 4.0 Efektif atau Mencekik? Penggunaan Online Marketing di Era Industri 4.0 Efektif atau Mencekik?

Penggunaan Online Marketing di Era Industri 4.0 Efektif atau Mencekik?

Penggunaan Online Marketing di Era Industri 4.0 Efektif atau Mencekik?

Kemajuan zaman memang tak bisa dipungkiri lagi karena telah membawa manusia ke ruang lingkup yang lebih modern khususnya di Era Industri 4.0. Proses Transaksi, Belanja sampai Belajar melalui digital semakin merebak dalam fitur penggunaannya dan telah menjangkau hampir ke seluruh Indonesia.



Sebanyak 70% diantaranya mengaku bahwa Industri 4.0 memberikan dampak positif dan keuntungan bagi pelaku industri digital dan sisanya berpendapat bahwa Industri 4.0 dapat menyebabkan arus globalisasi semakin deras. Inilah kesempatan emas yang wajib diambil oleh para marketer di tengah perkembangan industri 4.0 terhadap distribusi penjualan melalui online marketing. 


Online marketing merupakan teknik pemasaran melalui jejaring sosial media, website, marketplace, telegram maupun jenis pemasaran lainnya melalui digital. Online marketing dapat memperluas target konsumen lebih dari satu wilayah karena mampu menjangkau hampir ke seluruh Indonesia bahkan mencapai dunia.


Akan tetapi apakah penggunaan online marketing di era industri 4.0 efektif atau justru mencekik? 


Sebelum menuju ke pembahasan lebih lengkap. Kamu bisa lihat ilustrasi berdasarkan gambar yang telah kami rangkum :


Online Marketing


Apa yang bisa kamu tangkap berdasarkan gambar di atas? Jika kamu berpikir terdapat perbedaan antara toko offline dan toko yang menggunakan online marketing dalam segi konversi, Ya itu benar. Bagaimana penjelasannya?


Toko offline mendatangkan pembeli berjumlah satu hingga dua puluh orang/hari hanya dalam wilayah itu sendiri. Sedangkan jika menggunakan online marketing pada suatu toko dapat menjangkau hingga ke seluruh Indonesia. Tentunya dalam segi konversi penggunaan online marketing dapat dikatakan jauh lebih unggul.


Sebaliknya penggunaan online marketing bisa saja mencekik para marketer dan pemilik toko dari segi finansial jika mereka tak menggunakannya secara efektif. Misalnya saja : Seorang marketer mencoba memasarkan produk kosmetik di Instagram tetapi target audience mereka adalah anak balita dan remaja berusia 7 hingga 15 tahun. Tentu dengan hal ini dapat menimbulkan resiko kerugian mencapai presentase 90%. 



Jadi dapat disimpulkan bahwa Industri 4.0 sangat berpengaruh terhadap aktivitas digital termasuk penggunaan online marketing. Efektif atau tidaknya semua kembali kepada pengguna, Apakah bisa memanfaatkan Industri 4.0 dengan baik atau justru kehadirannya dapat membuat tercekik?



Solusi Terbaik Ada dan Hadir Disini Untuk Anda Semua.



Writer Daylight.

Post a Comment

0 Comments